Model Terbaik bagi Anak Usia 0-6 Tahun
Di Indonesia, Kurikulum PAUD dirancang untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh, mulai dari aspek nilai moral, sosial-emosional, bahasa, motorik, hingga seni. Di sisi lain, metode Montessori yang telah mendunia selama lebih dari 100 tahun menawarkan pendekatan yang sangat menghormati ritme perkembangan alami anak. Ketika Kurikulum PAUD Indonesia dipadukan dengan filosofi Montessori, terciptalah model pembelajaran yang tidak hanya sesuai standar nasional, tetapi juga kaya pengalaman konkret, mandiri, dan berpusat pada anak.
Pendekatan inilah yang mulai banyak diterapkan oleh sekolah-sekolah unggulan di Indonesia, termasuk Asri Cendekia Montessori School Makassar, sebagai bentuk pendidikan yang selaras dengan kebutuhan perkembangan anak usia 0-6 tahun masa kini.
Kurikulum PAUD Indonesia: Fondasi Pemerataan Pendidikan Anak
Kurikulum PAUD Indonesia (Merdeka Belajar) menekankan enam aspek utama perkembangan, yaitu:
- Nilai agama dan moral
- Fisik motorik
- Kognitif
- Sosial-emosional
- Bahasa
- Seni
Fokusnya bukan pada akademik dini, tetapi pada pengalaman belajar bermakna yang menguatkan karakter, kemandirian, dan kemampuan berinteraksi. Kurikulum ini memberi ruang bagi satuan PAUD untuk mengadaptasi pendekatan tertentu, termasuk Montessori, selama tetap mengacu pada capaian perkembangan yang ditetapkan pemerintah.
Montessori: Pembelajaran Mandiri Berbasis Perkembangan Alami Anak
Metode Montessori menekankan child-led learning, anak sebagai individu aktif yang belajar melalui eksplorasi bebas, lingkungan terstruktur (prepared environment), dan alat peraga konkret. Fokus utamanya adalah:
- Kemandirian
- Konsentrasi mendalam
- Tanggung jawab diri
- Perkembangan motorik halus dan kasar
- Kemampuan problem solving
- Disiplin natural, bukan paksaan
Dengan demikian, Montessori bukan sekadar metode, tetapi cara pandang yang menempatkan anak sebagai individu yang kompeten dan memiliki ritme perkembangan unik.
Mengapa Menggabungkan Kurikulum PAUD Indonesia dan Montessori Sangat Efektif?
Kolaborasi keduanya menciptakan keseimbangan antara standar nasional dan kebutuhan perkembangan alami anak. Kurikulum PAUD memberi arah capaian, sementara Montessori menawarkan cara mencapai capaian itu melalui pengalaman konkret, bukan hafalan atau lembar kerja.
Misalnya:
- Aspek bahasa pada Kurikulum PAUD dicapai melalui sandpaper letters, moveable alphabet, dan kegiatan membaca fonetik Montessori;
- Aspek motorik dicapai melalui practical life seperti menuang, mengancingkan, dan mengikat tali;
- Aspek sosial-emosional dicapai melalui kebiasaan memilih, menyelesaikan tugas, serta interaksi santun di kelas multi-usia;
- Aspek kognitif diperkuat dengan sensorial materials yang dirancang ilmiah untuk melatih kemampuan analisis pola, perbandingan, dan logika.
Dengan kata lain, kurikulum nasional memberi tujuan, Montessori memberi metode terbaik untuk mencapainya.
Pendapat Pakar Pendidikan Anak: Mengapa Kombinasi Ini Ideal?
Beberapa pendapat pakar pendidikan di dunia dan Indonesia memperkuat pentingnya pendekatan seperti Montessori dalam PAUD.
- Dr. Maria Montessori (Tokoh Montessori)
Montessori menegaskan bahwa perkembangan terbaik anak terjadi ketika mereka diberi kebebasan di lingkungan yang mendukung konsentrasi dan gerak mandiri.
Ia menyatakan:
“Education is a natural process carried out by the child.”
Hal ini selaras dengan prinsip PAUD Indonesia yang menekankan pengalaman belajar, bukan instruksi akademik.
- Prof. Lilis Khotimah, M.Pd. (Ahli Pendidikan Anak Usia Dini, Indonesia)
Dalam kajiannya mengenai pembelajaran berbasis pengalaman, ia menekankan bahwa:
“Anak belajar paling efektif ketika menggunakan seluruh indranya dan diberi ruang eksplorasi yang bermakna.”
Pendapat ini sangat sejalan dengan materi sensorial dan practical life Montessori.
- Dr. Angeline Lillard, University of Virginia (Peneliti Montessori Dunia)
Dalam penelitiannya (Science, 2006), ia menemukan bahwa anak Montessori menunjukkan:
- Kemampuan akademik lebih baik,
- Perkembangan sosial-emosional lebih matang,
- Dan tingkat kemandirian lebih tinggi.
Beliau menyimpulkan:
“Montessori supports children’s natural development in ways traditional schooling often cannot.”
- Prof. Euis Kurniati, M.Pd. (Pakar PAUD, Universitas Pendidikan Indonesia)
Dalam berbagai seminar nasional, beliau menekankan bahwa pendekatan yang memberi ruang eksplorasi bebas dan tidak akademik dini adalah kunci keberhasilan PAUD modern.
“Lingkungan belajar yang memberi kesempatan anak melakukan secara mandiri akan membangun kecakapan hidup sejak awal.”
Kurikulum PAUD Indonesia mengarahkan ke sana, dan Montessori menyediakan alatnya.
Implementasi Kurikulum PAUD + Montessori di Asri Cendekia Montessori School Makassar
Di Asri Cendekia, kedua pendekatan ini dipadukan secara natural. Kegiatan harian anak tidak hanya mengikuti standar pemerintah, tetapi diperkuat dengan pengalaman Montessori seperti:
- 3-hour work cycle.
- Kegiatan practical life seperti merapikan peralatan belajar, menuang air, menyiapkan snack.
- Alat sensorial untuk membangun logika dan konsentras.i
- Lingkungan kelas yang tertata rapi, rendah, mudah dijangkau anak.
- Pembelajaran bilingual natural (Bahasa Indonesia-Inggris).
- Multi-age classroom untuk melatih empati dan kemandirian.
Setiap capaian perkembangan PAUD tetap dipenuhi, tetapi prosesnya lebih mendalam, lebih bermakna, dan lebih sesuai ritme anak.
Kesimpulan: Model Terbaik untuk Anak Usia 0-6 Tahun
Menggabungkan Kurikulum PAUD Indonesia dengan pendekatan Montessori menciptakan pembelajaran yang:
- Sesuai standar nasional.
- Menghargai perkembangan alami anak.
- Memaksimalkan stimulasi sensorial.
- Melatih kemandirian, disiplin, dan karakter.
- Menghadirkan pengalaman konkret, bukan hafalan.
Inilah model pendidikan yang tidak hanya menyiapkan anak masuk SD, tetapi menyiapkan mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat, fokus, percaya diri, dan mandiri.
Ingin Memberikan Pendidikan Terbaik untuk Anak?
Asri Cendekia Montessori School Makassar membuka:
📍 School Tour
📍 Observasi
📍 Konsultasi tumbuh kembang anak
📍 Lokasi: Jln. Manggala Raya, No 255, Makassar. Klik di sini untuk peta.
📱 WhatsApp: 0811 200 4469
